sumber : https://i.ytimg.com/vi/1naSDm8dSVc/maxresdefault.jpg



Pada suatu masa hiduplah seorang pria dengan sejuta mimpinya diatas awan. Dia hidup di negri atas awan tempat para dewa dewi membunyikan lonceng bahagia dan juga pilu.

Semua ingin dan hasrat tak sampai keluar dari mulutnya tapi entah bagaimana dengan segala sihir pada masa di negri itu bisa membuat semuanya nyata tanpa kamu harus mengambil nafas yang berat.

Lantas, itukah yang membuat semua hati sang pria tersebut bahagia?
Jika iya, lalu mengapa masih ada raut ketidakpuasan dalam dirinya? apa lagi yang dia cari? 
ataukah ini yang para dewa dewi katakan terhadap manusia bahwa makhluk satu ini tidak akan pernah merasa puas apapun keadaanya. mereka akan terus mencari hingga kami para dewa dan dewi berada dibawah batasnya.

Entah karena suatu kebetulan atau ketidaksengajaan semesta yang membuat ia bertemu lagi dengan pecahan puzle yang telah lama hilang dalam dirinya. Jika ini sebuah kebetulan, maka ini adalah kebetulan yang berulang dan sangat kompleks bahkan untuk dipredeksi oleh para dewa dan dewi itu sendiri.

Sang Pria jatuh hati pada Wanita yang ia sebut kemudian sebagai perempuanku. Keindahan negri diatas awan sirna dan luntur dihadapan Wanita itu. Bagi sang pria tak ada lagi keindahan yang bisa sekedar bersanding pada sepasang mata indah wanita itu.

Bahkan daunpun gugur tanpa sempat berucap.

sumber : http://i.gr-assets.com/images/S/compressed.photo.goodreads.com/hostedimages/1380396000i/763046._SX540_.jpg



Ini adalah satu-satunya peristiwa fenomena aurora tampak redup dibalik indahnya romansa sepasang anak manusia yang sedang dimabuk cinta dan gairah.

Kini mereka tak lagi hidup di negri atas awan, tapi lebih dari itu, mereka bahkan hidup di negri diatas langit. Sekalipun mau para dewa dan dewi tak sanggup untuk pergi ke tempat tersebut.

Sang pria dan wanita dikemudian hari hidup sejalan dengan jejak yang mereka buat sendiri, membuat iri setiap pasang mata anak manusia lainnya. mereka berdua berhasil membuat semua ketidakmungkinan menjadi nyata.

Sang pria terlalu dalam jatuh hati pada sang wanita, dan sudah bisa tertebak selanjutnya. ia pun rela berkorban untuk sekedar melihat senyum manis dari sang wanita tatkala ia harus berpeluh darah sekalipun.

Kali ini sang pria banyak belajar sesuatu yang tidak pernah ia sentuh sekalipun, ia belajar bagaimana rasanya darah dan sakit yang keluar dari tubuhnya tak berasa sakitnya ketika melihat senyum sang wanita di ujung jalan.

Merah darah seakan terlihat seolah itu adalah merahnya mawar yang luntur seakan iri akan kecantikan sang wanita.

Hingga suatu ketika ...

sumber : https://dailyscribbling.files.wordpress.com/2014/04/05martin014.jpg



Dengan sadar sang wanita meruntuhkan sendiri istana yang telah mereka bangun bersama, gemuruh porak poranda melanda negeri seribu satu malam itu. Negri diatas langit telah jatuh..

Bersamaan dengan itu, beribu pesakitan dan darah yang dulu tak terasa kini mulai menggerogoti badan terutama hati sang pria..
Wanita yang ia puja dan puji, kemudian ia sombongkan diantara sayap para dewa dan dewi kini membuatnya kecewa sakit dan hancur tak bernama.

Dia tak lagi menemukan alasannya mengapa dia bisa sejauh itu membawa mimpi dengan sang wanita ke negri diatas langit...
Bahkan saat ia terjun jatuh bebas seorang diri tak ada satupun bintang yang menemaninya mungkin sang pria sudah terlanjur dikutuk para dewa dan dewi atas kesombongannya karena merasa telah menemukan puzle dalam dirinya yang telah hilang...

Kini jasad dan jiwanya tak diterima di negri manapun, dia terjatuh sendirian ...
Jasadnya terkikis bebatuan asteroid seolah mengingatkannya kembali pada setiap memori manis yang berujung pahit dan gelap..
tak butuh waktu yang lama, bahkan jauh sebelum ia terjatuh di tempat asalnya negri diatas awan ia telah menjadi debu yang kemudian menjadi partikel atom seribu bagian.

melayang-layang tanpa arah, tanpa ada tujuan, dan tanpa ada kasih lagi dalam tiap susuan partikel itu.


semoga kau bahagia perempuanku..
aku tak setega itu untuk sekedar mengutuk perbuatanmu atas diriku.

semoga kau temukan bahagia..

PS. I Love You
sumber ; google images


Kepadaku di usia 30,

Aku tahu banyak sekali yang mau kamu ceritakan saat ini dan disaat seperti itu aku tahu sekali seberapa besar tanggung jawab yang kamu pikul. Bahkan, aku tahu kamu sangat lelah dengan semua aktifitas dan rutinitasmu selama ini.

Aku di masa ini akan berusaha sebaik mungkin agar setidaknya kamu dimasa yang akan datang nanti tidak begitu banyak memikul bebanmu lagi. Hmm, sepertinya satu sifat yang susah hilang dari diri kita adalah over thinking. kita berdua terlalu banyak berandai-andai dan bahkan kita terlalu banyak memikirkan semua detail dari rencana, masalah, atau hal apapun yang terjadi disekitar kita. Apalagi itu menyangkut tanggung jawab kita berdua seperti yang sudah aku singgung diatas.

Bagaimana karirmu? sudahkah kamu berada di tempat yang selalu kamu tulis di wish-list buku kecilmu?

Aku tau persis seberapa gila kita berdua dalam hal mengejar mimpi dan seberapa berani dalam mengambil resiko yang ada. dan sepertinya aku juga tau sudah sampai dimana kamu sekarang, semoga benar dan baik adanya.

Bagaimana hubunganmu dengan orang disekitarmu? apakah kamu masih sama denganku yang seorang penyendiri, seseorang yang susah untuk beradaptasi dan tidak begitu suka keramaian?

Tanggung jawab lain seperti kepada orang tua apakah sudah tercapai? Harusnya sudah ya, awas saja kalau tidak aku pasti akan sangat membenci diriku yang berada di masa yang akan datang. wait, sepertinya aku juga harus membenci diriku sendiri saat ini karena mungkin aku kurang berusaha. Ah, paradox.

Hei kamu yang di masa akan datang. Kalau kamu mau mengingat lagi dengan semua mimpi gilamu saat enam tahun yang lalu apakah kamu masih mau bilang itu mimpi yang terlalu besar? Atau apakah kamu malah sedang tertawa mengejekku yang saat ini terlihat begitu pesimis.

Terakhir, bagaimana dengan hubungan kalian? apakah yang kalian rencanakan terjadi? 


Di usia 30 seharusnya kamu sudah ada juniormu kan? bagaimana dia apakah menuruni sikap sifatmu yang malas? 

Semoga tidak, dengan begitu aku bisa tenang nanti. 


Pesanku, untukmu :
Jangan pernah menyerah pada hal apapun itu, tetap rendah hati. Tetap jadi personal yang bisa merencanakan semua hal dengan logis dan harus berusaha mewujudkan setiap cek list per-dekade-mu. karena kita sama-sama percaya bahwa itu semua bisa terjadi dengan berusaha. Jadilah sosok Ayah yang bisa lebih lagi bertanggung jawab dalam segala hal. Bekerja lebih keraslah, bekerja dengan sepenuh hati ingat kepada siapa setiap tetesan keringatmu itu maka darah sekalipun yang menetes bukan hal yang berat begimu, dan bekerja secukupnya ketika kamu sedang dibutuhkan dengan orang-orang yang kamu sayangi.

i'm so proud of you






Jakarta, 12 May 2017 
Triyan Arief Wibowo
sumber : google

Halo semuanya, sudah lama banget nih gue gak udpate lagi blog ini. mungkin terakhir itu tahun lalu kali ya. disini gue mau cerita-cerita sedikit soal apa saja yang gue lewati dan sudah berada dimana saat ini.

Banyak banget dari teman maupun keluarga yang nanyain keadaan gue ataupun mungkin hanya sekedar pengen tau aja. itu semua dikarenakan gue dalam setahun terakhir sudah tidak menggunakan sosial media lagi. akhirnya banyak deh yang kepo, gue lagi ngapain sih tiba-tiba aja hilang gitu aja.

Sebenarnya gue sengaja melakukan itu semua biar gue bisa fokus dengan semua yang mau dicapai. ada banyak hal yang mau gue realisasikan segera setelah gue wisuda beberapa waktu lalu. ada hal dalam diri gue yang seolah ngomong 'gue gak boleh gini-gini aja terus' kalau yang lain masih seperti ini gue gak boleh sama seperti mereka karena pencapaian kita beda-beda.

Singkat aja nih ya, background gue sebenarnya adalah Perencana Kota. Tapi semenjak semester 7 saat ada mata kuliah kerja praktek dan itu memang harus kerja beneran di kantor-kantor pemerintah gue ngerasa seperti ini bukan tempat kerja dan lingkungan yang gue inginkan. Bukan tanpa alasan gue ngomong gitu, hal mendasar yang membuat gue jadi tidak sreg lagi kerja sesuai dengan background adalah lingkungan kerja yang monoton. Dan tidak ada gairah didalamnya. ada banyak lagi kurangnya cuma gue gak bisa publish semua disini karena takutnya jadi pencemaran nama baik.

Akhirnya gue memutuskan untuk menekuni kembali passion gue di bidang software development, sejak kuliah gue udah belajar otodidak untuk koding. bahkan sempat waktu kuliah gue pernah iseng-iseng untuk ikut ikut kelas pemrograman dasar teman gue yang di jurusan informatika.

Besar harapan gue bisa bekerja dibidang ini dengan tujuan akhir bisa membantu banyak orang dengan teknologi. tiap hari gue belajar dan gue udah berkomitmen buat itu. mulai dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam gue masih terus berkutat di depan laptop untuk belajar-belajar dan belajar.

Sampai akhirnya gue bisa berada di posisi ini ditempat yang gue inginkan dan kerjaan yang sesuai dengan yang gue pelajari sendiri. Disini gue bisa bilang bahwa hasil memang tidak akan menghianati kerja keras kita.

Gak nyangka aja kita yang dulu masih SD gak ngerti apa-apa taunya main doang akhirnya bisa berada di posisi kamu punya tanggung jawab dan pilihan yang memiliki dampak dari semua itu.


halo september, bulan jupiter si kakak tertua dari maha planet bimasakti. masih sudikah kau memberikan lagi romansa yang lalu untuk datang kembali sekedar membawa kehangatan dalam dinginnya harapan hidupku saat ini?

tuilisan kali ini tidak sebegitu pentingnya untuk kalian baca, karena untuk saat ini aku hanya ingin melihat lagi kebelakang sudah seberapa jauh jejak kakiku menapak dan sudah berapa banyak tempat dimana kakiku menapak. 

sejauh ini ingatanku hanya berhenti disatu tempat, kota dengan album kenangan termanis..

saking banyaknya hal yang ada dipikiranku sendiri sampai-sampai aku bingung untuk mengutarakan dalam tulisan. jari-jari ini sudah mulai kaku untuk mengetik dan saling sinkron dengan otakku. 

sampai disini aku menyerah untuk menulis kembali kenangan itu, bahkan dengan kata-kata yang dengan paksa untuk coba ku tuangpun tak mampu diterjemah dengan mudah.

sampai disini aku simpan sendiri tanpa mecoba untuk menerjemah kembali isi kepala.

tapi yang kutau sampai saat ini, masih sama lorujwa.
sumber google image

aku teringat malam pertama kita tiba di 303. kamu terlihat antusias dengan pemandangan malam dari jendela kamar. terlihat beberapa kali kamu menginginkan untuk pergi ke bianglala yang terlihat tidak terlalu jauh dari lokasi cidream.

aku senang melihatmu bahagia apapun itu kondisinya akan terus kuusahakan agar keinginanmu terkabul. malam itu aku langsung mencari info tentang taman bermain itu dan benar saja jaraknya tidak terlalu jauh.

tulisan ini memang terkadang tidak sesuai urutan hari disana saat itu, karena aku hanya mau menulis sesuatu yang membuatku teringat. jadi maaf lorujwa6 jika kamu sedikit bingung dengan alur cerita yang berubah-ubah. setidaknya hal ini bisa menjadi bahanmu untuk sedikit mengingat tentang kita disana.

lorujwa6, aku bahagia.
sangat amat bahagia ketika melihat ekspersimu saat kita berdua menaiki bianglala malam itu. sepasang mata yang ingin sejenak menghentikan waktu, lampu-lampu kota yang khas, suasana yang selalu hangat di kesenyapan kita berdua. yah walaupun 75% kegiatan kita berdua saat di bianglala hanya sibuk mendokumentasikan semuanya tapi aku bahagia dengan itu semua.

raut kekesalanmu saat di wahana bom-bom car dikarenakan kamu satu-satunya korban yang paling mudah untuk ditabrak kesana-kemari...hhaha kalau mengingat raut wajah itu ingin sekali aku mencium pipimu lorujwa6. jujur pada tulisan ini aku menitikkan air mataku, luapan kenangan yang semakin diperjelas dengan wajahmu itu. 

hingga kita berdua kelelahan dan memutuskan untuk duduk berdua sekedar menikmati pemandangan sekitar taman bermain tersebut.

"Aku nyaman disini, orang-orang yang ramah, dan suasanannya" dengan nada bicaramu yang pelan dan seperti menyimpan banyak harapan didalamnya mungkin tak sempat terucap semua.

"Suasana kota santri?" candaku yang kemudian memecah keheningan sejenak kita berdua dengan tawa khasmu.

sekali lagi, aku suka caramu tertawa dan cemberut. mungkin itu salah satu alasan kenapa aku suka sekali menjahilimu.
sumber : google image

apa kabarmu lorujwa6?
sudah cukup lama aku tidak lagi mengisi tulisan disini. bukannya aku malas untuk menulis lagi, tetapi kalau mengingat kenangan itu sendirian membuatku sangat rapuh.

kamar 303 cidream, touch down pertama kita untuk sejenak mengistirahatkan badan dari perjalanan kita berdua yang lumayan melelahkan. inilah resiko kalau kita menggunakan pesawat LCC. pegel-pegel dikarenakan sandaran kursi yang tak bisa ditekuk kebelakang.

bicara soal penerbangan ke kota penuh rindu itu aku jadi teringat akan dirimu yang tersipu malu karena lupa bagaimana cara membuka safety belt saat pesawat baru saja landing. hahaha, sampai-sampai tante yang berada tepat di sebelah menertawaimu sembari berkata "baru pertama kali ya? hehehe"

momen saat kita berdua kelaperan di bandara ketika harus transit untuk ganti pesawat. yah dengan niat ingin beli makan yang bisa dibawa langsung mengingat waktu transit hanya 10 menit. akhirnya kita berdua memilih roti yang seharusnya seharga dua ribuan, namun kita berdua kaget dengan harga yang sangat mahal saat itu. maklumlah di bandara. hehehe

perjalanan menuju cidream dengan modal maps digital dan juga ekspresi terkagum-kagum atas pemandangan yang disajikan kota itu pada malam hari lengkap membuat kita jadi pendatang yang benar-benar terlihat sangat ....... yah begitulah. hehehe

sesampainya di 303 kita merebahkan diri sejenak di dua bed terpisah sambil menunggu adik dan temannya datang yang memang dari awal mereka ingin menjemput kami tapi gak jadi karena mereka hanya membawa satu kendaraan motor saja.

namanya orang kalau ketemu teman atau keluarga sesama suku dan budaya sudah pastilah tambah ramai cidream malam itu, dilengkapi dengan aksen kami yang khas membuat orang-orang disekeliling sesekali mencuri pandang seolah baru kali pertama melihat sekumpulan anak-anak yang terlalu bergairah untuk sekedar ngobrol bersama.

hal lucu lainnya juga ketika si adik dan temannya hendak memasuki 303 saat itu mereka terlihat canggung dan melepas kedua alas kaki mereka di depan pintu 303. sontak membuat kami semua tertawa lepas malam itu.

hari yang panjang dan lelah ditutup dengan orang-orang spesial. dan juga kamu lorujwa6 yang selama ini selalu menjadi yang spesial.
(sumber google images)

kalian yang lagi pacaran atau sudah menikah mungkin memiliki beberapa benda kesayangan berdua yang penuh akan kenangan. hal itu normal-normal aja untuk setiap pasangan. mungkin dengan benda-benda itu kalian jadi gampang mengingat momen-momen berharga kalian.

lorujwa6 ingatkah kamu tetnang permintaanmu sebelum kita berangkat ke kota itu?. kamu meminta agar membawa serta boneka pooh kesayanganmu itu. beberapa kali aku menolaknya, mengingat bahwa barang bawaan kita sudah cukup banyak dan tidak mungkin aku menenteng-nenteng boneka ke bandara. itu bukan diriku selama ini.

sepertinya rules tentang cewek selalu benar dimanapun dan kapanpun memang beneran ada. terpaksa aku membawa pooh tersebut dengan caraku sendiri karena aku tau kalau di bandara nanti pasti ada orang tua dan juga keluargamu yang turut mengantar kita. 

aku hanya ingin memberikan first impression yang baik buat mereka, seenggaknya buat ayahnya. masa iya, dia menyerahkan anak ceweknya pada seorang cowok yang pergi menenteng banyak tas dan juga sebuah boneka imut yang besar ini. sangat rempong dan pastinya aku dikira cowok ngondek.

alhasil aku mengurungkan niat untuk membawa banyak barang-barang pribadiku sehingga pooh bisa muat masuk di koper dengan setengahnya sudah terisi oleh beberapa potong pakaianku. i'm so sorry pooh. dengan begitu aku tidak akan terlihat sebagai cowok yang melambai sembari membawa boneka lucu kemana-mana.

belakangan ini aku tau alasanmu menyuruhku untuk membawa pooh kemana-mana, bahkan disaat tidurpun kamu terkadang menyuruhku untuk memeluk pooh. semua itu kamu lakukan agar semua aromaku ada tertempel pada pooh. oh, pooh yang malang.

dengan begitu kamu dengan mudah bisa mengingatku sewaktu-waktu jikalau kau merindukanku kapanpun itu. sedang aku saat ini baru menyadari tidak memiliki apapun untuk aku kenang selain ingatan yang berusaha aku gali sendiri ini. 

semoga tulisan ini menjadi salah satu media peleas rinduku padamu lorujwa6.