Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Akhirnya posting juga

Gambar
jason reinhart (instagram)

Gak banyak ekspresi yang dapat diberikan seseorang yang baru saja diputusin. Gak banyak pula kata-kata yang coba dilontarkan untuk mencoba sekedar membela diri walau itu sudah tidak berguna lagi. Hanya ada dua hal yang bisa dilakukan oleh seseorang yang baru saja diputusin; pertama, menangis meraung-raung sambil makan beling dan ngomong “KENAPAAA!!!! KENAPAAAAA!!!”., atau yang kedua tetap stay cool dan berusaha menyembunyikan rasa sakit itu sendirian.
Karena zodiak gue Gemini gue lebih milih tetep diem …
Dalam diam gue berpikir apa yang membuat sinetron cinta fitri tidak bisa membuat serial lebih banyak dibanding sinetron pendahulunya yaitu tersanjung.
Nama gue Bagus walau gak sebagus penampilan gue yang sebenernya, gue terlahir sebagai seorang cowok yang kurang gak peka, kata mantan gue.

Gue gak terlalu peka akan perasaan dan apa keinginannya dia selama kita masih pacaran dulu.
Singkatnya dia sudah tidak nyaman dengan hubungan kita, dan intinya lagi seseora…

cerita dengan tanya

Gambar
ini sedikit yang bisa kuingat tentangmu,
aku hanya ingin menyelesaikan apa yang seharusnya aku selesaikan saat itu. tepatnya sekitar delapan tahun yang lalu saat aku masih kelas satu smp, saat aku pertama kali mengenal apa itu jatuh cinta olehmu dan juga bagaimana rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan pasti olehmu...
iya kamu pergi begitu saja ....
ini aku, lelaki yang dulu kamu sapa dengan kata sayang lengkap dengan senyuman manismu. dan masih melekat dalam pikiranku saat itu bahwa kamu sering sekali melemparkan senyum manismu yang .... ah sudahlah kamu hanya membuatku menggali ingatan yang seharusnya tak ku tuang dalam kertas ini. kamu tak seharusnya hadir lagi. kamu seharusnya hanya sebuah lembar awal yang akan ku sobek dan kubuang sesudahnya. tapi kenapa ....
malam ini aku sengaja lebih lama memandangi bintang-bintang, aku membiarkan malam menyerapku. bahkan aku rela membiarkan moka yang belum habis kuminum saat itu terjamah oleh dinginnya malam. balkon ini menjadi tempat favoritk…

jomblo gak jomblo, baca aja dulu.

Gambar
gak ada cinta yang gak diungkapakan.
kalau ngomongin soal kenyataan dunia yang pedih ini (kata teman gue yang jomblo) yang namanya cinta dan suka sama seseorang itu ya harus diungkapkan. banyak yang bilang cinta itu gak harus diungkapakan lewat kata-kata. emang bener, kembali lagi kita melihat apa tujuan untuk kamu mengungkapakan rasa cinta itu. kalau kamu ingin memiliki seseorang ya harus diungkapkan lewat kata-kata. gak mungkin kan orang yang kita cinta itu bisa tau tanpa kita memberi tau apa yang kita rasakan.
banyak orang yang lebih memilih gengsi untuk ungkapin perasaan terlebih lagi cewek. "Gue kan cewek, masa gue yang harus ngomong duluan sih.", trus kalau kamu cewek natninya orang yang kamu suka itu bisa tau apa yang kamu rasakan hanya dengan memperhatikannya dari sudut ruangan kelas kamu aja? enggakkan, yang ada nanti malah kamunya yang jadi secret admirer.
ada juga nih yang gak ungkapin perasaan mungkin karena takut kehilangan karena dia sahabatan udah lama akhirny…

degup pertama

Gambar
 "Pernah suatu ketika, sebuah senja yang kian meredam dan ditelan hujan. Menemani setiap gerak sendu tiada batas menembus aksara hati. Aku masih bisa mengenggam bayangmu, aku masih terlelap dengan anganku."
    Jatuh hati gue yang pertama, mengingatkan gue pada sebuah senin pagi dimana semua anak smp kelas satu yang baru saja akan memulai ajaran baru di sebuah sekolah tengah kota.
    Gue sedikit ragu untuk mencerna apa arti degupan jantung yang baru saja gue rasa ketika membalas tatapannya saat itu. Andini, cewek sebaya dengan tipikal manja lengkap dengan poni dan kuncir kudanya adalah cewek yang baru saja membalas senyuman yang gue lemparkan dengan rasa canggung setengah takut. Takut kalau gue dicuekin dengan tatapan “iewh”.
    Semua detik yang sudah gue lalui dengan kesia-siaan atau menurut gue kesia-siaan seperti ini yang ngebuat gue nyaman, kesia-siaan yang gue maksud yaitu masa pendekatan gue yang terlampau panjang. gue dengan Andini sudah sangat akrab, tapi gue malah…

memori gagal masa abu-abu

Gambar
Kalau dipikir-pikir manusia itu sepertinya sudah di-design­ untuk tidak mudah menerima kekalahan dan kegagalan. banyak yang bilang, kalau ketika kita kalah, kita harus berlapang dada untuk menerima kekalahan kita, tapi itu buat penghias kata bijak saja, yang sebenernya terjadi manusia gak bisa seutuhnya bisa nerima itu. entah gagal dalam apapun itu.
Gue pernah ngerasain itu, gagal diterima universitas yang gue inginkan, gagal tes seleksi masuk sekolah tinggi penerbangan, dan gue juga pernah gagal mendapatkan seseorang yang sudah cukup lama meracuni pikiran dan hati.... at last gue gagal move on sampai sekarang dikarenakan gagal menerima kenyataan kalau gue gagal.
Orang yang gagal tidak mendapatkan apa-apa walau setengah dari hatinya, akhirnya dia hanya disisakan dua pilihan; pertama, dia tetap terpuruk dalam kegagalan dan kedua dia berjalan terus tapi masih menyimpan harapan yang sudah hampir tidak mungkin didapat lagi yang kemudian disimpan dalam sebuah kotak pandora. kotak yang sew…

cinta satu arah

Gambar
Semua orang pasti punya cerita tentang cinta. Mau se”jomblo” apapun dia. Entah itu cerita cinta tentang rasa suka saat pertama bertemu, rasa suka karena sering bertemu, atau bahkan cerita cinta satu arah. Semua orang punya cerita hidup yang berbeda-beda, tapi entah mengapa kalau berbicara tentang cinta selalu ada saja yang mengkotak-kotakan hingga cerita semua orang terlihat sama dalam kategorinya masing-masing, hanya saja beda orang dan tempat.
    Apalagi bagi orang-orang yang sering berteman dengan ketidakpercayadirian mereka sendiri. Akhirnya mereka lebih suka memendam semuanya sendiri.
    Isan adalah temen sekelas gue sewaktu SMA dulu. Dia salah satu orang yang gue kategorikan seperti kriteria yang diatas tadi. Sudah cukup lama dia menyukai Difa, kalau dihitung-hitung waktu tiga tahun yang dia habiskan dari bangku belakang kelas hanya untuk sekedar memahami sangat dalam karakter cewek yang dia suka (diam-diam).
    Isan sangat hafal apa saja kesukaan Difa, bahkan dia hafal …

Attention

Halo…. Lama gak jumpa :3 gue balik lagi nih dari tumpukan tugas dan kepenatan kampus Huft. Gimana kabar kalian nih? masih ngejomblo aja? atau masih di-php-in aja? *Kabur*. Daripada kalian pada di-php-in terus mending coba ikutan yang satu ini J
Gue belakangan ini sibuk dengan project seru-seruan aja nih iseng ngebuat usaha Clothing dengan brand sendiri. Mau nyoba bisnis itu rasanya kek gimana sih. Kebetulan gue sendiri tertarik dalam dunia desain dan juga fashion, alhasil terpikirlah untuk ngebuat bisns konveksi dengan brand sendiri. Bisnis ini sendiri awal terbentuk tahun lalu tanggal 5 november 2012 dan baru bisa terealisasikan dalam waktu dekat. kenapa lama? Yang paling pertama yang ngebuat ini semua terhambat adalah masalah dana. Namanya juga mahasiswa, uang pas-pasan dan kadang itu juga ngutang *sengaja curhat sapa tau ada yang mau ngebantu*. Dan dengan dukungan orang terdekat akhirnya gue bertekad untuk ngumpulin duit sendiri untuk memulai bisnis ini. Bermula dari ngumpulin tem…

Episode Arti

Gambar
Sebut saja itu cinta, Ketika kamu melihatnya dan bumi terasa lama untuk berotasi
Sebut saja itu cinta, Ketika kamu merasakan getaran yang bahkan frekuensinya hanya kamu yang bisa merasakannya
Sebut saja itu cinta, Ketika kamu merasa detak jantungmu terasa lebih cepat dari biasanya
Sebut saja itu cinta, ketika dia sedang membalas senyumanmu dan kamu tak bisa tertidur semalaman
Sebut saja itu cinta, Ketika kamu merasa sakit saat dia dijelek-jelekan oleh orang lain
Sebut saja itu cinta, Ketika kamu membela dirinya saat yang lain memusuhinya,
Sebut saja itu cinta, Ketika kamu meneteskan air mata saat dia juga sedang menangis
Dan ….
Tetaplah sebut itu cinta, Ketika kamu melihatnya bahagia, kamupun merasakan hal yang sama, meskipun ketika dia sedang bersama orang lain.
Mudahnya, Sebut saja itu cinta, Karena cinta adalah pengorbanan.
Jangan pernah menyalahkan cinta, “Caused love is never fail”
Terimaksih perempuanku, terimakasih wanitaku, terimakasih anak panah tak berjejakku, karena dirimu kini aku lebih suka m…

Kertas dan waktu part 5

Coffe toffee. 15.37 WITA
♪♪I need to know what's on your mind
   These coffee cups are getting cold
   Mind the people passing by, They don't know I'll be leaving soon
   I'll fly away tomorrow, To far away
   I'll admit a cliché, Things won't be the same without you ♪♪
                Alunan lagu Adhitia Sofyan – Adelaide sky mendominasi ruangan kafe yang hanya dipenuhi oleh beberapa orang di sekitar sudut ruangan. Sore itu tampak lebih pekat dari biasanya, mendung dan sedikit rintik hujan membasahi jendela kafe. Aku masih menyibukkan diri dengan mengaduk coklat yang sudah mulai dingin tanpa menghiraukan ocehan Dana. Sesekali memalingkan pandangan ke arah jendela yang sudah dibasahi oleh rintik hujan.
                “Bagaiamana hubunganmu dengan Maya? Kelihatannya kalian makin klik aja.”
                Aku yang ditanya masih berdiam seperti sedang menerjemahkan sesuatu yang sulit untuk ku cerna. Cuaca seperti ini yang selalu membuat aku nampak lebih melankolis da…

Kertas dan Waktu Part 4

Aku sudah berada di luar ruangan kelas tapi tampak Pak Sutar masih saja mengoceh tentangku. Aku duduk di bangku depan ruang kelas dan melihat sekeliling. Terasa sepi sekolah ini, semuanya disibukkan dengan mata pelajarannya masing-masing. Daripada aku hanya berdiam diri seperti ini lebih baik ke perpustakaan saja sambil baca buku atau mungkin tidur, inisiatifku untuk sedikit menyemangati diri sendiri.
             Saat melewati lapangan basket, aku tersadar ternyata ada kelas olahraga. Mereka sepertinya sedang latihan teknik dasar bermain bola basket. Dulu aku juga pernah ikut tim basket smp tapi setelah masuk sma minatku mulai menurun dan sekarang yang masih aktif cuma Dana saja. Dia sering mengajakku untuk bergabung tapi aku masih belum mau menerima tawarannya untuk bergabung di tim basket sekolah. Entahlah mungkin aku yang terlalu malas untuk mengikuti kegiatan seperti itu lagi.
                Sesampainya di perpustakaan aku langsung berjalan ke arah rak buku tent…

kertas dan waktu part 3

Keesokan harinya aku sengaja datang lebih awal. Hari ini aku tidak menjemput Maya karena dia pagi ini diantar ayahnya. Aku hanya sedikit penasaran dengan cewek perpus yang kemarin itu dari kelas mana, hal itu membuatku bertanya-tanya dari kemarin. Aku melihat jam tanganku, waktu masih menunjukan pukul setengah tujuh pas. Selagi mengawasi pintu gerbang sekolah dari depan kelas, aku memutar mp3 dan menyumbatkan telingaku dengan headset. Lagu di playlist pertama adalah Lovarian – Perpisahan Termanis. Oh pagi terasa random dengan lagu ini. Tapi aku menikmatinya.
Tak berapa lama menunggu akhirnya cewek perpus itu muncul dari gerbang masuk sekolah. Dari kejauhan terlihat tangan kanannya sedang menenteng tas plastik dan tangan kirinya memegang buku yang didekap di dadanya. Semakin terlihat kalau dia seorang siswi kutu buku walau dia tidak berkacamata. Masih mending sih dari pada siswi kutuan. Aku berlari kecil ke arahnya sambil melepaskan headset yang dari tadi masih memutar lagu perpisahan…

kertas dan waktu part 2

Semakin akrabnya aku dengan Maya, membuat aku semakin percaya diri untuk menyatakan rasa sayang. Lebih tepatnya untuk nembak Maya. Tapi masih ada rasa ketakutan kecil yang bersemayam dipikiranku, kalau misalnya Maya menolakku dengan alasan “aku udah anggap kamu seperti sahabat aku sendiri”. Sakitnya dobel, men.
                Tepat tanggal 1 oktober lebih tepatnya pada saat itu adalah hari kesaktian pancasila. Aku menyatakan perasaan kepada Maya. Aku sengaja mengajak Maya ke perpus yang agak tenang suasannya. Karena di luar kelas dan di dalam kelas lagi pada rame ngerayain hari kesaktian pancasila itu. Dengan backsong lagu nasionalis yang diputar guru bp dan terdengar sampai seluruh penjuru sekolah membuat semangatku berkobar untuk menyatakan perasaan pada maya. Walau memang tidak ada korelasinya sama sekali antara lagu itu dengan perasaan ini.
                “tumben kamu ngajak aku ke perpus, mau diajarin aritmatika? Hehehe”
           “sebenernya ada hal penting …