Pos

Menampilkan postingan dari Juni, 2013

degup pertama

Gambar
 "Pernah suatu ketika, sebuah senja yang kian meredam dan ditelan hujan. Menemani setiap gerak sendu tiada batas menembus aksara hati. Aku masih bisa mengenggam bayangmu, aku masih terlelap dengan anganku."
    Jatuh hati gue yang pertama, mengingatkan gue pada sebuah senin pagi dimana semua anak smp kelas satu yang baru saja akan memulai ajaran baru di sebuah sekolah tengah kota.
    Gue sedikit ragu untuk mencerna apa arti degupan jantung yang baru saja gue rasa ketika membalas tatapannya saat itu. Andini, cewek sebaya dengan tipikal manja lengkap dengan poni dan kuncir kudanya adalah cewek yang baru saja membalas senyuman yang gue lemparkan dengan rasa canggung setengah takut. Takut kalau gue dicuekin dengan tatapan “iewh”.
    Semua detik yang sudah gue lalui dengan kesia-siaan atau menurut gue kesia-siaan seperti ini yang ngebuat gue nyaman, kesia-siaan yang gue maksud yaitu masa pendekatan gue yang terlampau panjang. gue dengan Andini sudah sangat akrab, tapi gue malah…