cerita dengan tanya

by September 02, 2013 21 komentar




ini sedikit yang bisa kuingat tentangmu,

aku hanya ingin menyelesaikan apa yang seharusnya aku selesaikan saat itu. tepatnya sekitar delapan tahun yang lalu saat aku masih kelas satu smp, saat aku pertama kali mengenal apa itu jatuh cinta olehmu dan juga bagaimana rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan pasti olehmu...

iya kamu pergi begitu saja ....

ini aku, lelaki yang dulu kamu sapa dengan kata sayang lengkap dengan senyuman manismu. dan masih melekat dalam pikiranku saat itu bahwa kamu sering sekali melemparkan senyum manismu yang .... ah sudahlah kamu hanya membuatku menggali ingatan yang seharusnya tak ku tuang dalam kertas ini. kamu tak seharusnya hadir lagi. kamu seharusnya hanya sebuah lembar awal yang akan ku sobek dan kubuang sesudahnya. tapi kenapa ....

malam ini aku sengaja lebih lama memandangi bintang-bintang, aku membiarkan malam menyerapku. bahkan aku rela membiarkan moka yang belum habis kuminum saat itu terjamah oleh dinginnya malam. balkon ini menjadi tempat favoritku ketika hati ini gundah, atau hanya karena mungkin aku yang terlalu malas untuk berjalan keluar rumah. bukan, aku memang orang yang tidak suka keluar rumah kalau bukan hal yang penting. minggu ini saja aku hanya keluar rumah sekali itupun karena desakan hati yang menyuruh raga ini untuk bertemu lagi denganmu.

bingung?

biar kuperjelas sedikit, aku memiliki skenario cinta pertama yang sudah kubungkus rapih dalam kardus coklat yang sudah kutandai dengan dua huruf tegak bersambung, "ex". wanita yang dulunya mendapatkan peran itu memiliki nama yang tersusun dari tiga huruf konsonan dan dua huruf vokal. setelah kepergiannya dari *kotaku saat itu yang tanpa sepengatahuanku juga, sungguh  memberi sedikit bekas tak terlihat namun cukup terasa samar yang kuat, pedih.

kali ini aku yang bingung harus berkata apa. lidahku terasa kelu dan kaku. kali ini kubiarkan waktu terus mendominasi kekuasaanya, menguasai keheningan kita berdua. kenapa semua pertanyaan yang sudah lama ingin kukatakan terasa menghilang begitu saja. kenapa aku diam. kenapa kamu hanya diam.

mungkin aku terlalu egois, sampai sekarang aku masih belum bisa menerima kepergianmu begitu saja. hingga kurelakan untuk tahun kedua pada musim gugur yang sama, daun menjatuhiku dan juga dirimu yang penuh akan keheningan. dan hanya aku yang terlihat menitikkan air mata. sedang kamu, aku tak tahu.

tapi yang aku tahu sampai sekarang, aku masih saja menyimpan rasa cinta yang usang itu sayang. sama seperti kamu menjaga namaku dalam kesetiaan hatimu juga.



(*Re : dunia)


sumber foto : jasonreinhart (instagram)


21 komentar:

  1. silahkan menilai sendiri ini gimana ceritanya...
    jujur gue juga bingung... mhueheheheh :p

    BalasHapus
  2. Pasti si "kamu"-nya ini meninggal. Iya kan? Soalnya dibilang dia udah pergi, tapi masih setia. Biasanya yang kayak gitu kan berarti si "kamu" ini masih suka sama "aku"-nya, terus dia meninggal. Kalo dia masih hidup, kayaknya nggak mungkin masih menyimpan kesetiaan. Paling juga udah sama orang lain. Hehehe...

    Ini fiksi doang kan tapi? Bukan cerita nyata kan?

    BalasHapus
  3. ceritanya lagi-lagi tentang gagal move on ya??ini fiksi atau nyata sih??sabar ya bang, semoga cepet move on

    BalasHapus
  4. cerita gagal ngelupain mantan, udah bisa dapetin feelnya sih, soalnya hampir sama *cie gua curhat ciee...

    BalasHapus
  5. fighting buat move on nya yaa :D

    BalasHapus
  6. iniee tjurhat atau fiksi tapi apapun itu aku bacanya sampai ikut terhanyut lho.. cinta selama 8 tahun,,. ah dramatisnya menyimpan perasaan selama itu..

    BalasHapus
  7. hanjrit cerita yang mengharukan bisa bikin tersedu, mirip ceritaku dulu tapi sayangnya nggak sempet jadian haha :D

    BalasHapus
  8. Wih ini ceritanya bukan gagal move on sih karena masih ada cinta yang terselip :')
    Btw ini si wanita udah tiada ya kayaknya :(

    BalasHapus
  9. ah, seandainya dia juga memiliki rasa yang seperti kamu tuliskan disin. pasti akan happy endingnya.

    BalasHapus
  10. Pertama, blog lo baru ya yip? kayaknya dulu lebih rame :)
    Trus, awalnya gue baca kirain ini kisah lo dan lo lagi galau. Oke ceritanya si cowok masih menyimpan rasa begitu juga si cewek. Nah kalo sama2 saling menyimpan rasa kenapa nggak balikan? :|

    BalasHapus
  11. Dari cerita yang kamu tulis, emang udah terbukti sejauh-jauhnya kita jatuh hati tidak akan sama seperti saat kita jatuh cinta pertama kali. Karena buatku, yang pertama selalu tidak mudah untuk dilepaskan meski sekalipun tidak pernah memiliki.

    BalasHapus
  12. @aseh prakoso: ini fiksi loh... :)
    @ahmad muazim : cie kokk malah curhat bro... ia pedih emang :')
    @nova : fighting!
    @Zhie Cha smile : ini fiksiii lohhh :))
    @nazzarudin ikhsan : :))
    @Fatimah Aqila : Ah... U got it!
    @@javas K niscala : seandainya.... :(
    @yoga : iya yog, ini templatenya baru. yah supaya tujuan pengunjung cuma datang baca doang :))
    @wahid : iya ini tentang permainan perspektif kita,. :)


    wah ternyata dari sekian orang yang komen hanya beberapa saja yang memiliki prespektif yang sama dengan gue. :))
    tapi gak apa ini tentang bagaimana cara kita berimajinasi kok. :)

    BalasHapus
  13. so sad banget..
    menusuk hati dan sanubari*halah
    yang jelas aku suka gimana kamu bercerita, aku suka pemilihan kata kamu..
    bagus bagus

    BalasHapus
  14. Oh ini fiksi. Kirain lagi galau-galauan inget mantan. Jangan jangan galau beneran ga ngaku??!!! Ah sudahlah.

    BalasHapus
  15. yakin ini fiksi??ini kaya real loh, hyo loh ngakuuu

    BalasHapus
  16. pedih banget bro, kayak kebanyakan makan cabe, ujung2nya jadi pengen boker deh #ehhh

    BalasHapus
  17. ini tentang keinget mantan lagi gitu ya yang pergi enggak bilang-bilang, mungkin ...
    terus beberapa tahun kemudian orangnya jadi inget lagi ...

    iya intinya gitu.. gak tau deh dari elo sendiri gimana..
    bahasa elo terlalu tinggi..
    asli,,, gaul tapi mungkin ini bukan bidang gue hehe

    BalasHapus
  18. Hari ini semua tentang mantan yang promo hahhaha ..
    banyak juga ternyata yang susah move on
    ya sebelas dua belas sama gagal move on Lah wkwkwk


    biasanya yang fiktif gini biasanya diangkat dari pengalaman pribadi :P
    meski udah dibungkus pake kardus cokelat ..
    yang namanya kenangan gabisa dilupain . ppercaya deh apalagi kalo lo terus nulis postingan tentang mantan :D :D

    BalasHapus
  19. Nah, saya masih bingung bacanya eeeng *sambil mikir*

    BalasHapus
  20. keren ceritanya deh bikin bertanya - tanya :)

    BalasHapus