anomali rasa

Tentang seseorang yang datang ke kehiupanmu.

Tentang rasa sayang dan cinta yang tumbuh disaat kamu sedang mekar bersama cinta dan kasih yang lain. Gue selalu yakin kalau cinta itu bisa tumbuh kapanpun, dimanapun, dan oleh siapapun tanpa mengenal batas. Termasuk ketika kamu sedang bersama yang lain.

Ketidaksetiaan?

Itulah yang akan dipikirkan oleh seseorang ketika salah satu pasangan mereka berpaling ke orang yang lain. Tapi selalu akan ada kacamata lain untuk melihat hal seperti ini pada posisi yang berbeda, melihat pada posisi dimana kasih sayang yang datang disaat yang seperti ini mereka sebut tak pada waktunya.

Menyalahkan waktu?

Jikalau mereka para pelaku menyalahkan tentang keberadaan waktu dikarenakan hal seperti ini seolah-olah mereka hanyalah insan yang menjalani rasa atas ego tinggi masing-masing tanpa peduli perasaan orang disekitar.

Tapi buat gue, untuk perkara ini jatuhnya pada diri kita sendiri. Bagaimana kita untuk tidak lagi berusaha menumbuhkan bunga lain di dalam satu pot bunga. Karena pastinya akan sempit jika harus ada dua bunga di dalam 1 wadah seperti itu.

Gue pernah baca salah satu quote “gak bakal datang untuk kedua kali cinta yang sama dari seseorang yang berbeda” karena tiap orang punya porsi yang berbeda dalam memberikan kasih sayang.

Dan yakinlah setiap orang yang datang dalam kehidupan kita masing-masing memiliki porsi masing-masing untuk mengajari kita sesuatu. Gak ada yang namanya sia-sia di dalam hidup ini.


Setelah sekian lama gue gak ngeblog, dan sekalinya ngeblog malah nulis aneh gini yak? 

Komentar

  1. anomali itu artinya keadaan yang berubah-ubah, bisa dikatakan tidak stabil, ya memang itu juga cinta bisa berbeda sesuai porsi dari masing-masing individu...
    tulisannya bagus broo hehehe

    BalasHapus
  2. Dan sekalinya ngeblog, tulisan lo nampar banget di hati gue bro. Baru-baru ini gue mengalami apa yang lo tulis ini, antara ketidaksetiaan dan menyalahkan waktu, keduanya ada dalam LDR yang gue jalanin dan akhirnya juga bubaran. Hahahahaha.
    Gue pertama kali mampir sini nih, kayaknya. Salam kenal dari Blogger Labil. :)

    BalasHapus
  3. Kadang memang ada cinta yang datang ketika kita sedang mencintai orang yang bersama kita. Bahkan beberapa orang melepaskan orang yang sedang bersama kita demi cinta yang baru.

    Entahlah apa alasan orang tersebut. Rasa cintanya udah hilang ? Ada orang lain yang menawarkan kenyamanan ?
    Entahlah.

    BalasHapus
  4. Kapan kita membahas rasa, karena ini sudah terlalu dalam.

    Ketidaksetiaan memang menjadi faktor berapa lama sebuah hubungan pantas untuk dipertahankan.

    Jangan terlalu menyalahkan waktu. Karena kita ada karena waktu.

    Ciyeee curhatan dalam renungan.

    BalasHapus
  5. menyalahkan waktu ini ngena banget ya. terasa tersindir gue..
    dan gue baru tau apa itu anomali.

    BalasHapus
  6. anomali rasa ini memang kadang sering menghampiri,seringkali rasa menginginkan dia yang bukan bersama kita :)

    BalasHapus
  7. ternyata responnya rata-rata pernah mengalami dan belum sempat tertuang. salam kenal semuanya :)

    BalasHapus
  8. Pas baca bagian "Menyalahkan waktu?" langsung inget part lagu lawas punyanya Drive yang judulnya Melepasmu

    "Tak mungkin menyalahkan waku... tak mungkin menyalahkan keadaan.."

    Ya kalau dipikir-pikir emang bener juga...
    Apa yang terjadi dalam hidup kita itu tergantung pada diri kita. Pada keputusan-keputusan kita. Kalau ada yg salah dengan hidup kita, itu berarti kesalahan kita sendiri. Bukan kesalahan pihak lain.

    BalasHapus
  9. kalau melihat postingan masalah ketidak setiaan membuat saya sedih (pengalaman di selingkuhin )
    tpi itu cara Tuhan untuk mempertemukan yang lebih baik :D

    BalasHapus
  10. sering banget akunya mah nyalahin waktu :(

    masnya lagi galau atau lagi kepikiran siapa nih? hihi

    BalasHapus
  11. Terkadang, bukan hanya ketidaksetiaan sebagai penyebab perpisahan.
    Namun, keadaan terkadang juga memaksa dua insan harus berpisah.

    *tiba2 pengen curhat.

    BalasHapus
  12. iya cinta itu bisa datang dan pergi,ketika datang tanpa diundang,dan ketika pergi dengan tiba-tiba. tapi itulah dasyatnya cinta, setiap kali kita marasakan cinta jatuh cinta kepada orang berbeda,tapi rasanya tetep sama yaitu cinta (ini gue tulis apaan ya komennya gak jelas gini hehehe)

    BalasHapus
  13. Kasian si waktu sering disalah-salahin, padahal untuk jatuh cinta butuh waktu..

    Ya udah gak apa kali bang, itung-itung pemanasan buat nulis blog lagi

    BalasHapus
  14. Perasaan yang berubah-ubah. Labil. Ih.
    Ketidaksetiaan. Itu tentang bagaimana kita menjaga hati. Setia itu wajib. :')
    Waktu tak pernah salah, kita yang menyalahgunakan waktu.

    Aku ngetik apa barusan.. Hahaha. -__-

    BalasHapus
  15. Anjaas. Udah lama gak ngeblog sekalinya ngeblog nulis kayak begini. Keren keren...tulisannya. :D

    Bener tuh, gak ada yang sia-sia dalam hidup ini. Pasti ada hikmahnya. :)

    BalasHapus
  16. Tapi, terkadang orng yang pernah tinggal dan lenyap kemudian bukan hanya meninggalkan apa yg orabg orang sebut pelajaran hidup. Dia juga meninggalkan pemikiran berbeda tentang rasa. Pemikiran berbeda tentang jatuh cinta dan mencintai. Dan orang yang pernah patah hati dalam kerusakan tertentu pasti akan menghasilkan pemikiran yg berbeda tentang cinta setelahnya. apa apaan ini, setelah lama nggak komen log ini knapa bgtu komen, komennya aneh. Hahaha

    BalasHapus
  17. Anomali rasa, perasaan emang selalu anomali sih....aneh, gak tentu. Seperti yang lu bilang diatas bahwa cinta yang datang emang sama tapi kadarnya berbeda.

    Ngomongin cinta emang berattt.. hahaha universal sih, tapi gak semua orang bisa merasakan. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

AutoText or AutoAlay?

cinta satu arah