sepotong roman

(google)

entah seberapa besar dosa seseorang yang sudah jatuh sangat dalam disebuah hubungan percintaan kemudian dia terjatuh kembali dicinta yang lainnya. entah ini sesuatu yang baik atau buruk yang sedang dia rasakan. hanya karena dia lebih nyaman pada dua dunia itu kemudian dengan sengaja dia meniadakan keadaan statis dengan kasih lamanya, dengan jurang pertama ia terjatuh. sedang aku hampir sepenuhnya sama dengannya.

kau adalah penggerak hasrat diriku yang lain,
kau adalah lebih dari sisi diriku yang sebelumnya,
dan pada akhirnya aku melebur pada ketiadaaan.
"you're my accident to be everything"

tulisan ini untuk mencoba menggali seberapa jauh aku bisa mengingat sekaligus bisa menahan kesedihan seorang diri tanpa lagi ada kata kita. ada kerinduan yang setengah dari diriku berusaha menerima untuk menjadikan kerinduan itu nyata dan kupeluk. namun setengah diriku yang lain tidak bisa menerima semua itu.

ada keanehan dalam hubungan ini. ada deretan timeline yang gak bisa orang lain baca dalam tulisan ini. mungkin mereka harus masuk sendiri agar bisa merasakan apa itu terpisah karena keterpaksaan, apa itu menyatu karena tulus.

ada seribu persimpangan yang akan kita pilih. tapi kenapa disetiap jalan yang selalu aku pilih selalu hanya ada nama kamu. bahkan disaat aku sedang berjalan dengan orang lain. sesempurna apapun tatanan yang sengaja aku atur untuk berjarak pada jurang ini selalu aku temui ketidakteraturan yang maha nyata didalamnya.

aku selalu kalah dalam perkara ini.
seberapa kuat aku mencoba terlepas dari sadar atau chaos.
kamu dalam kekosongan yang nyata.
dan yang nyata selalu ada.

belakangan ini aku bermimpi sedang terjatuh pada lembah yang kubuat sendiri sejak awal. aku bertanya didasar terdalamnya, sakitkah?

hei, jangan bertingkah seolah-olah akulah dalang semua pandora ini terbuka. semua ini sudah dimulai bahkan jauh sebelum kamu mencoret diatas secarik kertas yang kau namai kecewa itu. pada akhirnya kita berdua punya dua topeng. salah satunya ketulusan untuk kita berdua. satu lainnya kemunafikan pada lingkaran fana bumi dan seisinya.

aku letih untuk menggali lagi liang memori itu....sendiri.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Halo guys, sudah lama gue gak berbagi tulisan-tulisan lagi. agak sedikit kaku untuk sekedar menulis tulisan-tulisan roman lagi, apalagi komedi. sebenarnya bahannya udah ada dikepala cuma terkadang bingung aja cara nuangin yang tepat itu gimana dalam bentuk tulisan. so, gue mutusin let it flow, mau jelek atau bagus entar juga bakal berubah sesuai dengan karakter gaya kita menulis. :)

thanks juga buat teman-teman yang sudah email ke gue, atau mention langsung buat support untuk terus update blog. see ya!

Komentar

  1. Bang itu tulisan yang di atas suara hati bang Arief ya ? Kayaknya nyesek banget kalo itu suara hatinya bang Arief yang di tuangin kedalam tulisan :')

    Semangat ngeblog terus bang.

    BalasHapus
  2. Duh, kalo aku nggak tau gender kamu cowok apa cewek, aku mungkin ngira kalo yang nulis ini cewek. Feelnya dapet banget. Bahasa yang ditulis juga puitis bikin melow abis. Sayang, meskipun aku cewek, nggak bisa nulis beginian hahaha.

    Btw ini curahan hati beneran kah? Semoga hatinya bisa cepet sembuh ya. Galau emang bagus buat bahan nulis. Tapi suasana hati yang galau gak selalu bisa bikin hati tergerak buat nulis. Bener kata kamu. Let it flow~

    BalasHapus
  3. kadang gak bisa disalahin kalo kita jatuh cinta pada yang lain. sementara sebelumnya kita udah jatuh cinta. gak bisa disalahin kalo kitanya yang mengalami sendiri. haha , iya munafik emang :D

    btw lo udah kelamaan ngilang... harusnya sih sekarang udah nongol jangan terus ngilang lagi :D

    BalasHapus
  4. Yup, cinta untuk orang lain. Itulah kata yang tepat untuk entah itu curhatan atau semacamnya. Ya, ini kisah perih yang sepertinya belum berujung. Cinta dengan wanita yang sudah seharusnya tak tertulis dalam file pikir.

    Ah, nyatanya, rindumu padanya begitu pekat.

    Jangan salahkan diri. Selagi masih mampu menikmati. Silahkan jalani dan nikmati ceritamu, bro. "Syahdu."

    BalasHapus
  5. Romannya bagus nih,tulis pake bahasa hati lagi, iya nih apa iya ini curahan hati lo selama ini ?

    tapi bener kalau kita hatinya lagi mellow,ucapan dan tulisan kita bisa mendadak jadi pujangga.
    semoga semua ide-ide yang ada di kepala lo,bisa secepatnya curahkan lewat tulisan lagi Semangat bro :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

AutoText or AutoAlay?

anomali rasa

cinta satu arah