Pos

Menampilkan postingan dari November, 2015

bianglala

Gambar
sumber google image
aku teringat malam pertama kita tiba di 303. kamu terlihat antusias dengan pemandangan malam dari jendela kamar. terlihat beberapa kali kamu menginginkan untuk pergi ke bianglala yang terlihat tidak terlalu jauh dari lokasi cidream.
aku senang melihatmu bahagia apapun itu kondisinya akan terus kuusahakan agar keinginanmu terkabul. malam itu aku langsung mencari info tentang taman bermain itu dan benar saja jaraknya tidak terlalu jauh.
tulisan ini memang terkadang tidak sesuai urutan hari disana saat itu, karena aku hanya mau menulis sesuatu yang membuatku teringat. jadi maaf lorujwa6 jika kamu sedikit bingung dengan alur cerita yang berubah-ubah. setidaknya hal ini bisa menjadi bahanmu untuk sedikit mengingat tentang kita disana.
lorujwa6, aku bahagia. sangat amat bahagia ketika melihat ekspersimu saat kita berdua menaiki bianglala malam itu. sepasang mata yang ingin sejenak menghentikan waktu, lampu-lampu kota yang khas, suasana yang selalu hangat di kesenyapan ki…

kedatangan

Gambar
sumber : google image
apa kabarmu lorujwa6? sudah cukup lama aku tidak lagi mengisi tulisan disini. bukannya aku malas untuk menulis lagi, tetapi kalau mengingat kenangan itu sendirian membuatku sangat rapuh.
kamar 303 cidream, touch down pertama kita untuk sejenak mengistirahatkan badan dari perjalanan kita berdua yang lumayan melelahkan. inilah resiko kalau kita menggunakan pesawat LCC. pegel-pegel dikarenakan sandaran kursi yang tak bisa ditekuk kebelakang.
bicara soal penerbangan ke kota penuh rindu itu aku jadi teringat akan dirimu yang tersipu malu karena lupa bagaimana cara membuka safety belt saat pesawat baru saja landing. hahaha, sampai-sampai tante yang berada tepat di sebelah menertawaimu sembari berkata "baru pertama kali ya? hehehe"
momen saat kita berdua kelaperan di bandara ketika harus transit untuk ganti pesawat. yah dengan niat ingin beli makan yang bisa dibawa langsung mengingat waktu transit hanya 10 menit. akhirnya kita berdua memilih roti yang seharusn…

dear pooh

Gambar
(sumber google images)
kalian yang lagi pacaran atau sudah menikah mungkin memiliki beberapa benda kesayangan berdua yang penuh akan kenangan. hal itu normal-normal aja untuk setiap pasangan. mungkin dengan benda-benda itu kalian jadi gampang mengingat momen-momen berharga kalian.
lorujwa6 ingatkah kamu tetnang permintaanmu sebelum kita berangkat ke kota itu?. kamu meminta agar membawa serta boneka pooh kesayanganmu itu. beberapa kali aku menolaknya, mengingat bahwa barang bawaan kita sudah cukup banyak dan tidak mungkin aku menenteng-nenteng boneka ke bandara. itu bukan diriku selama ini.
sepertinya rules tentang cewek selalu benar dimanapun dan kapanpun memang beneran ada. terpaksa aku membawa pooh tersebut dengan caraku sendiri karena aku tau kalau di bandara nanti pasti ada orang tua dan juga keluargamu yang turut mengantar kita. 
aku hanya ingin memberikan first impression yang baik buat mereka, seenggaknya buat ayahnya. masa iya, dia menyerahkan anak ceweknya pada seorang cowok …

natural, lorujwa6.

Gambar
(sumber : sapajogja.com)
kalian pernah gak ngerasa ketika kalian sedang jalan berdua sama seseorang dan nyatanya kalian berdua memiliki rasa yang sama tetapi kalian tidak menyadari akan hal itu malah asik menikmati dunia ini berdua sembari menutup telinga kalian pada omongan orang lain. 
fase kalian sangat teramat nyaman pada seseorang, fase dimana kalian akan melupakan status, siapa dia, siapa aku, tempat dimana kita berada. dan yang tersisa hanyalah romansa kita. bagiku saat-saat seperti ini kusebut dengan lorong waktu.
kita berdua gak pernah sadar sejak kapan hal nyaman seperti ini sudah dimulai. yang aku sadari hanya satu hingga saat ini bahwa dia sangatlah nyata untuk kupeluk. senyumannya itu meneduhkan, melengkapi aku dalam riuhnya kekosonganku.
bagi kita berdua, hal ini sangat natural gak ada satupun dari kita berdua yang merencanakan ini semua. gak ada salah satu dari kita yang bakal mengira bakal begini jadinya. sejenak aku mencoba menelaah lagi ada kah yang salah dengan tata…