dear pooh

by November 01, 2015 0 komentar
(sumber google images)

kalian yang lagi pacaran atau sudah menikah mungkin memiliki beberapa benda kesayangan berdua yang penuh akan kenangan. hal itu normal-normal aja untuk setiap pasangan. mungkin dengan benda-benda itu kalian jadi gampang mengingat momen-momen berharga kalian.

lorujwa6 ingatkah kamu tetnang permintaanmu sebelum kita berangkat ke kota itu?. kamu meminta agar membawa serta boneka pooh kesayanganmu itu. beberapa kali aku menolaknya, mengingat bahwa barang bawaan kita sudah cukup banyak dan tidak mungkin aku menenteng-nenteng boneka ke bandara. itu bukan diriku selama ini.

sepertinya rules tentang cewek selalu benar dimanapun dan kapanpun memang beneran ada. terpaksa aku membawa pooh tersebut dengan caraku sendiri karena aku tau kalau di bandara nanti pasti ada orang tua dan juga keluargamu yang turut mengantar kita. 

aku hanya ingin memberikan first impression yang baik buat mereka, seenggaknya buat ayahnya. masa iya, dia menyerahkan anak ceweknya pada seorang cowok yang pergi menenteng banyak tas dan juga sebuah boneka imut yang besar ini. sangat rempong dan pastinya aku dikira cowok ngondek.

alhasil aku mengurungkan niat untuk membawa banyak barang-barang pribadiku sehingga pooh bisa muat masuk di koper dengan setengahnya sudah terisi oleh beberapa potong pakaianku. i'm so sorry pooh. dengan begitu aku tidak akan terlihat sebagai cowok yang melambai sembari membawa boneka lucu kemana-mana.

belakangan ini aku tau alasanmu menyuruhku untuk membawa pooh kemana-mana, bahkan disaat tidurpun kamu terkadang menyuruhku untuk memeluk pooh. semua itu kamu lakukan agar semua aromaku ada tertempel pada pooh. oh, pooh yang malang.

dengan begitu kamu dengan mudah bisa mengingatku sewaktu-waktu jikalau kau merindukanku kapanpun itu. sedang aku saat ini baru menyadari tidak memiliki apapun untuk aku kenang selain ingatan yang berusaha aku gali sendiri ini. 

semoga tulisan ini menjadi salah satu media peleas rinduku padamu lorujwa6.

0 komentar:

Posting Komentar